Siapa yang tidak mengenal Tradisi Pahola (Baca: Pasola)? Tradisi yang telah mengakar, turun temurun dari nenek moyang  masyarakat sumba khususnya di Wanukaka. Tradisi berkuda sambil memegang tombak untuk menyerang lawan ini hampir tiap tahun diadakan. Biasanya bulan Maret di arena pasola yang juga berada di kecamatan tersebut. Lalu, apa hubungannya antara Wanukaka dengan Taman Bacaan Pelangi?


Yah, baru-baru ini Taman Bacaan Pelangi meresmikan perpustakaan Ramah Anak yang ke-128 yang berada di SD Masehi Hupumada, Desa Hupumada Kec. Wanukaka Kab. Sumba Barat pada tanggal 2 November 2019. Setelah kurang lebih satu bulan melakukan pendampingan dimulai dari pelatihan, persiapan administrasi dan fitur-fitur perpustakaan, renovasi perpustakaan, hingga sampai pada persiapan peresmian.

Ini menjadi perpustakaan kedua yang saya dampingi setelah bergabung di Taman Bacaan Pelangi. Setelah menyelesaikan pelatihan di Dassa Elu, dilanjutkan dengan pelatihan di SD Masehi Hupumada dengan durasi waktu yang sama. Yang menarik dari pelatihan bersama rekan-rekan di SDM Hupumada adalah selain guru-gurunya antusias, partisipatif juga kehadirnnya biasa dibilang selalu full team. Hal ini tentunya menjadi suntikan semangat juga untuk saya yang juga baru mendampingi pelatihan guru-guru.

Dalam rangka pendampingan pasca pelatihan, hampir setiap hari mendatangi sekolah, mengecek dan juga ikut terlibat dalam mempersiapkan fitur-fitur dan kelengkapan perpustakaan sebelum diresmikan.

Hal yang membuat saya terharu dan senang adalah kerjasama antara Guru-guru, Kepala Sekolah, dan Pustakawan sangat baik. Dari penulisan nomor induk buku bisa selesai hanya dalam waktu 2 hari, guru-guru juga ikut mengecat dan merenovasi perpustakaan, dari mengecat dinding perpustakaan, pasang instalasi listrik, hingga tidak jarang guru-guru harus lembur. Hingga semua persiapan dan perpustakaan telah siap untuk digunakan, tinggal menunggu waktunya peresmian.

Segala kerja keras dan upaya selama mempersiapkan perpustakaan ramah anak ini oleh warga sekoah HupuMada terbayar lunas. Peresmian kali ini di hadiri lansung oleh Bupati Sumba Barat dan juga direktur utama taman bacaan pelangi. Dalam sambutannya, Bupati Sumba Barat  menyampaikan bahwa pendidikan menjadi tanggungjawab semua pihak, bukan hanya guru, bukan hanya pemerintah, tetapi juga orang tua dan semua yang ada harus terlibat. Perpustakaan ramah anak  ini diresmikan lansung oleh Bupati Sumba Barat. Selain Bupati Sumba Barat, juga turut hadir pendiri dari Taman Bacaan Pelangi yaitu ibu Nila Tanzil.

Kimchi